Fungsi CDI Motor Dan Cara Kerjanya Secara Singkat

CDI motor atau capacitor discharge ignition merupakan suatu komponen penting dalam pengapian sistem motor. Selain itu terdapat juga beberapa fungsi CDI motor dan cara kerjanya yang harus diketahui, terutama bagi Anda yang menyukai dunia otomotif.

Fungsi CDI Motor Dan Cara Kerjanya Secara Singkat

Fungsi CDI motor pada umumnya sering digunakan sebagai alat vital dalam sistem perapian motor. Pembakaran bahan bakar pada sepeda motor bisa sempurna jika api yang dihasilkan terintegrasi melalui CDI.

3 Fungsi CDI Motor Secara Mendasar

CDI sendiri merupakan pengertian dari rangkaian sistem mesin baik itu di dalam mobil atau motor. Fungsi CDI motor sendiri memiliki peran besar dalam proses perapian mesin. Mesin CDI motor tersebut akan memanfaatkan sumber energi pada kapasitor. 

Energi dari kapasitor tersebut akan menghasilkan tegangan tinggi pada pengapian. Bagi Anda yang ingin mengetahui mengenai fungsi CDI motor, bisa menyimak penjelasan berikut ini;

1. Menyalurkan Dan Memutus Arus Listrik

Fungsi CDI motor dan cara kerjanya yang pertama adalah bisa menyalurkan arus listrik pada mesin motor. Selain itu fungsi CDI motor utamanya adalah memutuskan arus listrik pada mesin motor.

Komponen CDI pada motor ini terdiri dari beberapa tipe. Beberapa tipe CDI motor pada umumnya adalah CDI standar, CDI racing unlimiter, CDI racing limiter serta CDI programmable.

Setiap jenis CDI motor tersebut memiliki fungsi dan tujuannya masing-masing pada mesin. Sementara untuk jenis CDI programmable, memiliki fungsi yang lebih kompleks dari pada jenis CDI lainnya.

2. Mengatur Keberadaan Arus Listrik

CDI motor memiliki fungsi untuk mengatur keberadaan arus listrik pada mesin. Pada saat mesin motor akan dihidupkan atau dimatikan, CDI motor sendiri akan mengatur keberadaan arus listrik.

Fungsi CDI motor sebenarnya penting terhadap kualitas mesin kendaraan. Tentunya fungsi CDI motor akan berjalan baik, jika disesuaikan dengan waktu yang tepat.

3. Mempengaruhi Konsumsi Bahan Bakar

CDI motor juga akan mempengaruhi konsumsi bahan bakar pada mesin kendaraan. Hal tersebut bisa terjadi karena ketidaksempurnaan komponen CDI motor. Selain itu, fungsi CDI motor dan cara kerjanya, bisa berpengaruh pada sistem pengapian.

Sistem pengapian pada CDI motor ini, akan membakar semua bahan bakar pada mesin motor sehingga menghasilkan suhu panas yang optimal. Suhu panas pada mesin motor sangat penting untuk mengubah energi kimia menjadi energi gerak.

Cara Kerja CDI Motor

Sebelum membahas mengenai cara kerja dari CDI motor ini, Anda perlu mengetahui beberapa komponen pada CDI motor. Komponen dalam CDI motor ini antara lain baterai, spul, voltage converter, CDI unit, sekering, kontak kunci dan lain sebagainya.

Sebenarnya konsep cara kerja dari CDI motor ini mudah dipelajari. Cara kerja dari CDI motor ialah berawal dari kunci kontak yang diputar on. Maka dari itu baterai akan mengalirkan arus listrik ke unit CDI.

Arus listrik yang dialirkan oleh baterai ini akan menuju ke konterver dengan daya tegangan mencapai 300 volt. Pada saat ini mesin kendaraan belum bisa menyala karena semua energi listrik masih tertahan dalam kapasitor.

Pada saat semua rangkaian kapasitor terhubung dengan ignition cool akan menghasilkan dua kondisi berbeda. Beberapa rangkaian baterai akan terputus, sehingga kedua tegangan dalam komponen ignition cool ini akan mengalir pada kutub primer. 

Namun pada saat SCR telah mendapatkan sinyal, maka arus listrik akan terhubung ke kapasitor kembali. Secara umum fungsi CDI motor dan cara kerjanya bisa Anda pelajari secara mandiri di rumah. Hal tersebut akan sangat bermanfaat bagi anda ketika terjadi kerusakan pada mesin motor.